002KALAM-20242-STUDI POPULASI KHUSUS
  1. Materi ini membahas populasi khusus, yaitu kelompok masyarakat yang memiliki karakteristik tertentu sehingga lebih rentan terhadap masalah kesehatan, kesulitan akses layanan, atau membutuhkan pendekatan kesehatan yang berbeda dibandingkan populasi umum. Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention), populasi khusus mencakup ibu hamil dan menyusui, anak dan balita, lansia, penyandang disabilitas, pengungsi, narapidana, serta individu dengan penyakit kronis, penyakit menular, atau gangguan mental.

    Tujuan utama dari materi ini adalah:

    1. Mengetahui ciri/karakteristik tiap populasi khusus.

    2. Mengidentifikasi kebutuhan layanan kesehatan sesuai kondisi mereka.

    3. Menerapkan pendekatan preventif hingga promotif berdasarkan konsep Five Levels of Prevention (Leavell & Clark).

    Pokok Bahasan Utama:

    • Lansia: perubahan fisik, biologis, psikologis, sosial, masalah kesehatan yang sering muncul, dan kebutuhan layanan geriatri.

    • Ibu Hamil & Menyusui: definisi, ciri, masalah kesehatan umum (anemia, hipertensi kehamilan, mastitis, postpartum depression), serta fasilitas pendukung seperti ruang laktasi, konseling gizi, dan layanan psikososial.

    • Penyandang Disabilitas: jenis-jenis (fisik, sensorik, intelektual, mental, ganda), tantangan kesehatan, risiko diskriminasi, serta kebutuhan fasilitas inklusif dan rehabilitasi.

    • Anak & Balita: masa pertumbuhan emas, kerentanan terhadap stunting dan infeksi, serta kebutuhan imunisasi, stimulasi tumbuh kembang, dan lingkungan ramah anak.

    • Penyakit Menular: definisi, karakteristik (menular, masa inkubasi, potensi wabah), masalah kesehatan (COVID-19, TBC, HIV/AIDS), serta strategi pencegahan melalui vaksinasi dan surveilans.

    • Penyakit Kronis: kondisi jangka panjang seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, yang membutuhkan kontrol rutin, manajemen gaya hidup, dan dukungan psikososial.