Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa S2 Kesehatan Masyarakat dengan pemahaman mendalam dan kritis mengenai interaksi kompleks antara agen toksik lingkungan (kimia, fisik, dan biologis) dengan sistem biologi manusia pada tingkat molekuler, seluler, dan populasi. Fokus utama pembelajaran meliputi mekanisme biotransformasi (bioaktivasi dan detoksifikasi), toksisitas organ spesifik, karsinogenesis, genotoksisitas, serta gangguan endokrin yang disebabkan oleh polutan lingkungan. Mahasiswa akan mengevaluasi dampak dari emerging pollutants seperti mikroplastik, PFAS, dan residu farmasi terhadap kesehatan masyarakat. Selanjutnya, mata kuliah ini mengintegrasikan prinsip-prinsip toksikologi ke dalam kerangka kerja Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) dan pengambilan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Melalui pendekatan case-based learning dan project-based learning, mahasiswa diharapkan mampu merancang strategi pemantauan biologis (biomonitoring) dan memberikan rekomendasi teknis untuk mitigasi risiko paparan toksikan di lingkungan industri maupun pemukiman